29 Juni 2010

Kinematika

sedang dalam perbaika

13 April 2010

Mengapa Belajar Fisika????

Fisika bagi sebagian orang ,terutama pelajar, menganggap fisika adalah sesuatu yang sangat menyusahkan. Bukan tanpa alasan tentunya jika ada pernyataan seperti ini, setiap hari ketika siswa belajar fisika maka yang dihadapi oleh siswa adalah rumus dan soal. Jadi yang harusnya di perbaiki adalah sistem pembelajaran fisika, bagaimana seorang guru dapat menyampaikan secara menarik tentang fisika, karena memang manusia tidak lepas dari fisika dalam kehidupannya. Jika kita mempelajari fisika maka bukan saja kita mengenal alam tapi juga kita dapat mengenal ilmu Allah SWT yang tertulis dialam ini sehingga mempelajari fisika merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada tuhannya. Bahkan ilmu fisika modern yang baru ditemukan seabad yang lalu telah tertulis dalam al-qur’an yang diturunkan lebih dari 15 abad lamanya. berikut ini adalah bagaimana¬† Al-Quran menjelaskan alam (yang notabene) bagaian ilmu fisika,dikaji oleh harun yahya.

Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian; Al Qur’an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 32:5)

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (Al Qur’an, 70:4)

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.” (Al Qur’an, 23:122-114)

Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur’an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur’an adalah Kitab Suci.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.